Pesawaran, Orasipubliknews.co.id – Terik matahari membakar hamparan sawah di Desa Gunung Rejo, Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran. Namun, panasnya cuaca tak menyurutkan langkah para prajurit TNI. Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0421/Lampung Selatan (LS) tetap bergelut dengan semen, pasir, dan batu, hanya berteduh di balok topi rimba yang melekat di kepala.

Pemandangan heroik itu terlihat jelas di lokasi sasaran fisik TMMD, Sabtu (21/02/2026). Puluhan personel Satgas terlihat kompak menuang adukan beton untuk pembangunan rabat beton sepanjang ratusan meter. Jalan usaha tani ini merupakan infrastruktur vital yang selama ini diidam-idamkan para petani setempat untuk mempermudah akses pengangkutan hasil panen.
Di tengah lokasi yang minim pepohonan, topi rimba khas prajurit menjadi satu-satunya “payung” yang melindungi kepala mereka dari sengatan matahari. Keringat bercucuran membasahi seragam loreng, namun semangat gotong royong tak pernah padam.

“Kami tidak mengenal lelah. Kami hanya ingin menyelesaikan pembangunan ini dengan baik. Ini adalah pengabdian kami untuk masyarakat,” ujar salah satu anggota Satgas TMMD ke-127 Kodim 0421/LS di sela-sela pekerjaannya.
Proses pembangunan berlangsung cepat berkat sinergi antara TNI dan warga setempat. Suara adukan semen dan gesekan batu berpadu dengan canda tawa penuh keakraban, menciptakan simfoni pembangunan yang mengharukan.
Dansatgas TMMD ke-127 Kodim 0421/LS melalui Komandan SST (Satuan Setingkat Peleton) di lokasi menyampaikan bahwa pembangunan rabat beton ini merupakan salah satu prioritas utama. Pasalnya, akses jalan yang selama ini berupa pematang sawah yang becek kerap menyulitkan petani saat musim panen tiba.
“Dengan adanya rabat beton ini nantinya, roda perekonomian petani akan berputar lebih cepat. Hasil panen seperti padi dan palawija bisa langsung diangkut menggunakan gerobak atau kendaraan roda dua tanpa khawatir tergelincir,” jelasnya.
Warga Desa Gunung Rejo pun tak henti-hentinya melontarkan rasa syukur dan terima kasih atas dedikasi para prajurit. Mereka bergantian menyediakan air minum dan makanan ringan sebagai bentuk dukungan.
“Kami sangat terbantu. Bapak-bapak TNI ini luar biasa. Panas-panas begini tetap semangat membangun jalan untuk kami. Hanya topi rimba yang menemani mereka,” ucap Kades setempat penuh haru.
Dengan semangat pantang menyerah yang diusung TMMD ke-127, pembangunan rabat beton ini ditargetkan rampung sesuai jadwal. Jalan mungil yang lahir dari keringat prajurit dan harapan masyarakat itu diyakini akan menjadi urat nadi baru bagi kemajuan pertanian di Bumi Andan Jejama.
By : Redaksi






