Bandar Lampung, Orasipubliknews.co.id – Seorang pria berinisial A (48) asal Teluk Betung, Bandar Lampung, mengaku menjadi korban penipuan praktik pengobatan alternatif alat vital pria di Jalan Kelelawar RT 005/002, Kelurahan Sukadadi, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung.
Klinik yang dikelola H.M Gunawan—yang mengaku sebagai cucu dari Hj. Mak Erot, tokoh pengobatan tradisional legendaris asal Sukabumi—diduga menjanjikan kesembuhan tanpa hasil, dengan kerugian mencapai Rp3 juta.
Janji Manis H.M Gunawan, Harapan Sirna
A mengaku awalnya mendatangi klinik tersebut karena memiliki keluhan terkait fungsi alat vitalnya yang dianggap kurang maksimal. H.M Gunawan meyakinkan A bahwa dirinya adalah pewaris ilmu pengobatan Hj. Mak Erot dan mampu mengatasi masalah tersebut sesuai harapan.
“Beliau (H.M Gunawan) meyakinkan saya kalau pengobatan ini ampuh. Saya percaya karena katanya cucu Mak Erot,” ujar A kepada awak media, Jumat.
Namun setelah menjalani pengobatan lebih dari 21 hari, A mengaku tidak merasakan perubahan apa pun pada kondisinya. Padahal, ia telah mengeluarkan uang sebesar Rp3.000.000 kepada kepala klinik pengobatan tersebut.
Media Dihadang Sikap Tidak Kooperatif
Awak media Orasipubliknews.co.id mencoba mengonfirmasi kebenaran informasi ini kepada pihak terkait melalui sambungan telepon WhatsApp di nomor 082xxxxxx7632. Namun, yang bersangkutan justru mengeluarkan kata-kata tidak jelas dan langsung menutup telepon.
Sikap tidak kooperatif ini semakin menguatkan dugaan adanya praktik yang tidak bertanggung jawab.
Maraknya Praktik Pengobatan Alternatif Ilegal
Kasus ini bukan pertama kali terjadi di Bandar Lampung. Sebelumnya, sejumlah praktik pengobatan alternatif dengan klaim serupa juga banyak ditemukan di kawasan Kedaton. Bahkan oknum yang mengaku bisa mengobati dengan cara non-medis kerap kali berakhir dengan laporan penipuan ke pihak kepolisian.
Di sisi lain, pewaris asli Mak Erot yang tercatat adalah Haji Baban Saepudin, yang menjalankan praktik di Kampung Cigenteng, Desa Cisolok, Sukabumi—bukan di Lampung.
Akan Dilaporkan ke Pihak Berwajib
Atas kejadian ini, A merasa ditipu dan berencana melaporkan H.M Gunawan ke aparat penegak hukum.
“Saya merasa dibohongi. Saya akan laporkan ke polisi,” tegas A.
Orasipubliknews.co.id akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas.
Tim Orasipubliknews.co.id






