Pesawaran, Orasipubliknews.co.id – Tekanan publik terus mengalir deras menyusul lambatnya penanganan dugaan korupsi yang melibatkan Kepala Desa Sukamandi, Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran, Kusnadi. Masyarakat yang diwakili oleh aktivis desa, ” RY “, mempertanyakan serius tidaknya Inspektorat Kabupaten Pesawaran dalam mengusut tuntas laporan yang telah mereka layangkan sejak 24 November 2025.
“RY” mengungkapkan bahwa laporan tersebut tidak main-main. Selain dilengkapi dengan tanda tangan pernyataan warga yang penerima manfaat program yang diduga ada penyimpangan, pihaknya juga telah menyerahkan sejumlah bukti pendukung yang memperkuat indikasi ketidakberesan dalam realisasi anggaran dan laporan pertanggungjawaban yang diambil dari aplikasi Jaga.id Desa Sukamandi.
“Apa dasarnya sehingga proses pengungkapan kasus ini lambat? Kami sudah beri bukti, kami sudah siap menjadi saksi, bahkan kami rela mengorbankan waktu dan tenaga demi kemajuan desa ini. Jangan sampai gelombang kekecewaan masyarakat justru berbalik menyorot Inspektorat karena dianggap tidak bekerja serius,” tegas RY saat bertemu tim media, Selasa (24/2/2026).
Menurutnya, masyarakat tidak ingin kasus ini menguap begitu saja. Ia mendesak Inspektorat segera mengumumkan hasil pemeriksaan secara transparan dan akuntabel.
Menanggapi desakan tersebut, tim media melakukan konfirmasi langsung kepada Inspektorat Pesawaran melalui Irban Investigasi, Asoka. Melalui pesan WhatsApp, Asoka memberikan klarifikasi terkini mengenai perkembangan penanganan laporan warga Sukamandi.
“Sudah selesai, bang, terkait pemeriksaan. Ini lagi proses tanda tangan Pak Wakil Bupati Pesawaran. Semua LHP (Laporan Hasil Pemeriksaan) sekarang harus ditandatangani Bupati atau Wakil Bupati. Ini lagi mau diambil. Nanti akan kami sampaikan kesimpulan hasil audit kepada pengadu. Kalau hari ini sudah bisa diambil, mungkin Kamis,” jelas Asoka.
Meski demikian, “RY” mengingatkan agar Inspektorat tidak hanya sekadar menyelesaikan prosedur administratif, tetapi juga memastikan bahwa hasil audit benar-benar mencerminkan fakta di lapangan dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.
“Kami tunggu hasilnya. Tapi kami juga akan kawal terus. Jangan sampai ini hanya formalitas. Masyarakat ingin keadilan, dan kami percaya Inspektorat bisa bekerja profesional,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, tim media masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari pihak terkait terkait jadwal pasti penyampaian hasil audit kepada masyarakat. Kasus ini menjadi sorotan tajam publik dan diharapkan segera menemukan titik terang.
By : Redaksi












