Kepala MIN 1 Pesawaran Semarakkan HAB ke-80 Kemenag dengan Aksi Donor Darah

Orasipubliknews.co.id Pesawaran, 6 Januari 2026 – Dalam rangka memeriahkan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama RI, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran bersama Palang Merah Indonesia (PMI) setempat menyelenggarakan aksi bakti sosial donor darah. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pimpinan satuan kerja di lingkungan Kemenag Pesawaran, salah satunya adalah Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pesawaran.

 

Keikutsertaan pimpinan lembaga pendidikan tersebut menjadi sorotan dan contoh konkret bagi dunia pendidikan dalam menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong yang selaras dengan semangat HAB.

 

“Donor darah adalah ibadah sosial. Setetes darah yang kita sumbangkan bisa menyelamatkan nyawa dan menjadi bagian dari amal jariyah kita,” ujar Kepala MIN 1 Pesawaran usai melakukan donor. Partisipasi aktif ini menegaskan bahwa semangat HAB tidak hanya dirayakan secara seremonial, tetapi juga diimplementasikan melalui aksi nyata yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.

 

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya donor darah sekaligus membantu menjaga ketersediaan stok darah di PMI Kabupaten Pesawaran. Stok darah yang memadai merupakan kebutuhan kritis untuk penanganan pasien darurat, ibu melahirkan, serta pasien yang memerlukan transfusi.

 

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran menyampaikan apresiasi tinggi atas antusiasme dan partisipasi seluruh peserta. “Ini adalah bentuk pengamalan nilai-nilai agama yang universal: saling menolong dan peduli. Semoga kegiatan kemanusiaan seperti ini bisa terus berlanjut dan diikuti lebih banyak pihak,” tuturnya.

 

Sementara itu, perwakilan PMI Kabupaten Pesawaran menyambut baik kolaborasi ini dan berharap kerja sama serupa dapat terus dijalin guna memastikan ketersediaan pasokan darah tetap stabil dan aman untuk kebutuhan masyarakat.

 

Melalui aksi bakti sosial donor darah ini, diharapkan dapat menginspirasi tidak hanya institusi pendidikan tetapi juga masyarakat luas untuk terlibat aktif dalam berbagai aksi sosial kemanusiaan. Hal ini sejalan dengan upaya memperkuat persatuan, membangun kepedulian kolektif, dan memberikan kontribusi nyata bagi sesama, sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat dan bangsa. (Red) *

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *