PESAWARAN, Orasipubliknews.co.id – Peta politik internal Partai Golkar di Kabupaten Pesawaran mulai menemukan titik terang. Hingga pintu pendaftaran nyaris tertutup, hanya satu nama yang maju sebagai bakal calon Ketua DPD Golkar Pesawaran Mustika Bahrum.,S.E.,M.M., yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Lampung.
Tanpa lawan sepadan, Mustika pun resmi menyandang status calon tunggal dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-V, yang dijadwalkan berlangsung 12 April 2026.
Langkah Sendirian, Didukung 11 Pimpinan Kecamatan
Formulir pendaftaran dikembalikan langsung oleh Mustika Bahrum pada Jumat sore (10/4/2026) di Kantor DPD Golkar Pesawaran, Dusun Sukamarga, Desa Gedung Tataan. Tak sendirian, ia didampingi oleh 11 Pimpinan Kecamatan (PK) serta perwakilan organisasi Hasta Karya dan sayap partai Golkar.
Suasana kantor partai pun tampak solid. Kehadiran para PK dan elemen partai menunjukkan bahwa dukungan terhadap Mustika bukan sekadar seremonial, melainkan telah mengerucut secara nyata.
“Dengan dikembalikannya formulir ini, saya ingin membuktikan komitmen dan keseriusan untuk memimpin Golkar Pesawaran ke depan,” ujar Mustika usai penyerahan berkas.
Panitia: “Dokumen Lengkap dan Sesuai Peraturan Partai”
Ketua Steering Committee (SC) Musda V Golkar Pesawaran, Bambang Suheri, yang langsung menerima berkas pendaftaran, memastikan bahwa seluruh persyaratan administrasi Mustika Bahrum telah lengkap dan memenuhi aturan partai.
“Semua dokumen pendukung calon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pesawaran lengkap dan memenuhi persyaratan,” ujar Bambang Suheri singkat.
Pernyataan tersebut sekaligus mengonfirmasi bahwa tidak ada bakal calon lain yang mengembalikan formulir hingga batas waktu yang ditentukan. Dengan demikian, Mustika Bahrum adalah satu-satunya nama yang akan diproses dalam Musda mendatang.
Meski status calon tunggal biasanya mengarah pada mekanisme aklamasi, partai tetap harus menjalankan tahapan Musda sesuai aturan organisasi. Yang jelas, tanpa kandidat tandingan, peluang Mustika Bahrum untuk memimpin Golkar Pesawaran periode mendatang terbuka sangat lebar.
Para pengamat politik lokal menilai bahwa penyatuan suara di tingkat kecamatan dan dukungan dari hampir seluruh PK menjadi faktor kunci mengapa tidak ada kader lain yang berani maju.
“Mustika Bahrum bukan sekadar calon. Dia adalah figur yang berhasil merangkul semua lini, mulai dari pengurus kecamatan hingga sayap partai. Musda nanti kemungkinan besar akan berlangsung mulus,” ujar salah satu kader yang hadir di lokasi, yang enggan disebutkan namanya.
Kini, seluruh mata akan tertuju pada pelaksanaan Musda ke-V Partai Golkar Kabupaten Pesawaran, Minggu (12/4/2026). Jika tak ada dinamika menit terakhir, maka kepemimpinan Mustika Bahrum hanya tinggal menunggu pengesahan formal.
Sementara itu, Mustika sendiri mengajak seluruh kader untuk menjaga kekompakan. “Ini bukan tentang saya, tapi tentang bagaimana kita membawa Golkar Pesawaran lebih kuat ke depan,” pungkasnya.
By: Redaksi












