Tanggamus, Orasipubliknews.co.id 03 Juli 2026 – Kisah inspiratif kembali lahir dari bumi Tanggamus. Nur Apiah, mahasiswi asal Dusun Pedamaran, Pekon Ampai, Kecamatan Limau, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan menyabet gelar Runner Up 3 dan Putri Berbakat dalam ajang Putri Hijabfluencer Lampung 2026. Atas capaian ini, gadis kelahiran petani sederhana ini kini dipercaya untuk mewakili Provinsi Lampung di kancah nasional, ajang Putri Hijabfluencer Indonesia 2026 yang akan digelar di Kota Bandung, Jawa Barat.
Perjalanan Nur Apiah membuktikan bahwa mimpi besar dapat diraih dari desa. Putri dari pasangan Efendi (petani) dan Patimah (ibu rumah tangga) ini membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah halangan untuk berprestasi. Dengan kerja keras, konsistensi, dan kemampuannya di bidang pengembangan diri serta digital kreatif, ia berhasil mencuri perhatian dewan juri di ajang yang mengedepankan nilai 4B (Brain, Beauty, Behavior, dan Brave) tersebut. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa generasi muda dari pedesaan mampu bersaing dan bersinar di era digital.
Menjelang puncak kompetisi di Bandung, persiapan pun dilakukan secara matang. PLT Camat Limau, Sunardi, M.Pd., menyampaikan bahwa berbagai persiapan tengah digalakkan, termasuk pembuatan profil peserta yang menggali potensi alam Kabupaten Tanggamus. Hal ini sesuai arahan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Tanggamus, Marhasan Samba, S.Ip.
Nur Apiah tidak hanya akan membawa nama baik daerah, tetapi juga berperan sebagai duta wisata yang mempromosikan sejumlah destinasi unggulan Tanggamus ke tingkat nasional. Beberapa spot yang akan diangkat antara lain pesona Air Terjun Way Lalaan di Kecamatan Kota Agung Timur yang menawarkan dua tingkat air terjun menyegarkan, keindahan Pantai Bidadari di Kecamatan Cukuh Balak yang disebut sebagai surga tersembunyi, serta ikon unik Pantai Karang Bolong di Kecamatan Limau dengan batu karang berlubang di tengahnya yang eksotis.
Tak hanya itu, kekayaan budaya dan kuliner Lampung, seperti kuliner khas di Pekon Negara Batin, Kecamatan Kota Agung Barat, serta kesenian Pincak Khakhot di Pekon Badak, Kecamatan Limau, juga akan menjadi bagian dari promosi yang dibawakan Nur Apiah di ajang nasional.
Keikutsertaan Nur Apiah di tingkat nasional menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Lampung, khususnya Kabupaten Tanggamus. “Saya berharap doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Limau, Tanggamus, dan Provinsi Lampung,” ujar Nur Apiah penuh harap.
Prestasi ini sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya dari wilayah pedesaan, bahwa peluang untuk berprestasi di tingkat nasional dapat diraih dengan tekad, usaha, dan semangat yang kuat, tanpa meninggalkan nilai-nilai moral dan budaya daerah.
Tentang Putri Hijabfluencer Indonesia
Putri Hijabfluencer Indonesia merupakan kompetisi pengembangan diri dan pencarian bakat bagi perempuan muslimah Indonesia yang berfokus pada kepemimpinan, komunikasi publik, kreativitas digital, dan penguatan karakter. Ajang ini menjadi wadah bagi muslimah muda dari berbagai daerah untuk menunjukkan kreativitas, bakat, serta kontribusi positif di ruang publik digital. (Red)*












