PALU, Orasipubliknews.co.id 02 Juli 2026 – Suasana penuh kekeluargaan dan semangat kolaborasi mewarnai audiensi antara Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Tengah dengan Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, di Rumah Jabatan Wali Kota, Kamis (02/07). Pertemuan ini membahas kesiapan Kota Palu sebagai tuan rumah gelaran nasional bergengsi, Tanwir Muhammadiyah 2026, yang dijadwalkan berlangsung pada 19–21 November mendatang.

Ketua PWM Sulawesi Tengah, H.M. Amin Parakkasi, S.Ag., M.H.I., menyampaikan rasa syukur dan mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Kota Palu. Ia menegaskan bahwa penyelenggaraan Tanwir di Kota Palu adalah amanah besar sekaligus kesempatan emas.
“Tanwir adalah forum tertinggi kedua setelah Muktamar yang menjadi barometer kebijakan persyarikatan. Ini adalah kehormatan bagi Sulteng untuk menjadi tuan rumah. Kami melihat ini sebagai momentum strategis tidak hanya untuk konsolidasi internal, tetapi juga untuk memperkenalkan kemajuan dan potensi ekonomi Sulawesi Tengah ke kancah nasional,” ujar Amin Parakkasi di hadapan Wali Kota.
Lebih dari sekadar forum musyawarah, PWM Sulteng menargetkan pelaksanaan Tanwir di Kota Palu sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi daerah. Kehadiran ribuan pimpinan Muhammadiyah dari seluruh Indonesia dipercaya akan memberikan dampak berganda (multiplier effect) yang signifikan.
“Kami berharap ini tidak hanya memperkuat organisasi, tetapi juga menggerakkan sektor riil, pariwisata, dan UMKM di Kota Palu. Ini adalah kesempatan bagi kita untuk menunjukkan bahwa Palu dan Sulteng adalah daerah yang maju dan siap bersaing,” tambah Amin.
Pemerintah Kota Palu: ‘Siap Menjadi Tuan Rumah Terbaik’
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, menyambut antusias kepercayaan yang diberikan Muhammadiyah. Ia menegaskan komitmen penuh untuk menjadikan Tanwir 2026 sebagai agenda yang sukses dan memberikan maslahat bagi masyarakat luas.
“Kami sangat berterima kasih dan merasa terhormat. Pemerintah Kota Palu akan memberikan dukungan penuh dan pengamanan terbaik untuk kenyamanan para tamu dari seluruh Indonesia. Kami ingin Tanwir di Palu berjalan sukses dan menjadi kenangan manis bagi seluruh peserta, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” tegas Hadianto Rasyid.
Audiensi yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut turut dihadiri oleh jajaran PWM Sulteng, termasuk Prof. Dr. H. Rajindra, S.E., M.M., Dr. Muh. Rizal Masdul, S.Pd.I., M.Pd.I., Muh. Ilyas Padduntu, S.Ag., M.Pd.I., Drs. H. Abdul Hafid Dg. Masila, dan Ikbal Bungadjim, S.Pd., M.Si.
Pertemuan ini menjadi titik awal penguatan sinergi antara organisasi Islam terbesar di Indonesia dan pemerintah daerah. Kolaborasi ini diharapkan mampu menjadikan Tanwir Muhammadiyah 2026 di Kota Palu sebagai peristiwa yang tidak hanya monumental bagi persyarikatan, tetapi juga bagi kemajuan Sulawesi Tengah ke depannya. (Red)*












