PESAWARAN, Orasipubliknews.co.id – Kabupaten Pesawaran kini memiliki pusat layanan gizi unggulan. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Binong yang berlokasi di Desa Way Layap, Kecamatan Gedong Tataan, resmi beroperasi melalui grand opening pada Senin (25/5/2026). Kehadiran SPPG ini tidak hanya fokus pada pemenuhan gizi anak sekolah, tetapi juga dirancang sebagai penggerak roda ekonomi masyarakat desa.
Peresmian yang berlangsung meriah itu dihadiri langsung Wakil Bupati Pesawaran, Antonius Muhammad Ali, S.H., Ketua DPRD Kabupaten Pesawaran, Ahmad Rico Julian, S.H., M.H., Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Pesawaran Drs. Nur Asikin, M.IP. serta pendiri Yayasan Khaya Era Unggul, Deni Setiawan. Acara juga dihadiri jajaran pemerintah kecamatan, kepala desa, dan puluhan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Antonius Muhammad Ali menegaskan bahwa SPPG Binong Way Layap adalah bukti nyata kolaborasi antara pemerintah dan swasta dalam mengatasi masalah stunting sekaligus mendorong kemandirian ekonomi.
“Program ini luar biasa. Selain pelayanan gizi, ia membuka lapangan kerja dan melibatkan potensi desa. Jika berjalan dengan baik, perekonomian masyarakat kita akan semakin bergerak,” tegas Wabup Antonius.
Dampak Ekonomi Langsung Terasa
Saat ini, SPPG Binong Way Layap 2 telah melayani 15 sekolah di sekitarnya dengan memberdayakan 47 tenaga kerja dari warga lokal. Yang lebih menarik, program ini menjadi pasar baru bagi pelaku UMKM, petani sayur, hingga peternak telur di wilayah Pesawaran. Mereka dilibatkan langsung sebagai pemasok bahan baku segar.
Pendiri Yayasan Khaya Era Unggul, Deni Setiawan, menyatakan bahwa komitmen utama program ini adalah menyerap hasil produksi masyarakat setempat.
“Kami ingin membangun generasi yang sehat dan kuat, sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga melalui keterlibatan pelaku usaha lokal. Higienitas dan ketepatan distribusi juga menjadi prioritas agar layanan optimal dan tepat sasaran,” ujar Deni.
Ketua DPRD Kabupaten Pesawaran, Ahmad Rico Julian, memberikan apresiasi penuh dan memastikan program ini sejalan dengan program nasional. Namun, ia mengingatkan pentingnya pemenuhan administrasi dan koordinasi intensif dengan pemerintah desa.
“Kami dukung penuh. Tapi seluruh proses administrasi dan persyaratan harus dipenuhi, terus koordinasi dengan kepala desa yang paham kondisi masyarakat. DPRD akan menjalankan fungsi pengawasan agar program ini berjalan adil dan bermanfaat,” tegas Rico.
Acara puncak ditandai dengan pemotongan tumpeng dan pita oleh Wakil Bupati didampingi para pemangku kepentingan. Momen ini sekaligus menjadi simbol dimulainya operasional layanan yang diharapkan bisa menjadi percontohan bagi daerah lain.
Dengan hadirnya SPPG Binong, Pemerintah Kabupaten Pesawaran membuka peluang investasi sosial yang saling menguntungkan. Bagi pelaku UMKM, petani, dan mitra logistik, ini saatnya ambil bagian dalam rantai pasok program bergengsi ini.
By.Redaksi










