PESAWARAN Orasipubliknews.co.id – Tim gabungan Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) dan PAMAPTA POLRES Pesawaran menunjukkan respons cepat dalam menangani insiden truk bermasalah yang berpotensi membahayakan pengguna jalan. Satu unit Truk Fuso dilaporkan mengalami rem blong di Jalur Lintas Barat (Jalinbar), tepatnya di Desa Wiyono, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Jumat (2/1/2026) pagi.
Kejadian yang terdeteksi sekitar pukul 08.00 WIB itu langsung direspons oleh personel lapangan yang dipimpin Iptu Syamsul Ridwan, bersama Briptu Febrian Dika dan Briptu Aldo Ariansyah. Mereka segera bergerak ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas.
Koordinator lapangan, Iptu Syamsul Ridwan, menjelaskan bahwa tim langsung berkoordinasi intensif guna melakukan rekayasa lalu lintas. “Tujuan utama adalah mengamankan lokasi, mengatur arus kendaraan dari kedua arah, dan mencegah terjadinya kecelakaan yang lebih serius akibat posisi truk yang bermasalah,” ujarnya.
Peran PAMAPTA POLRES Pesawaran di lokasi disebut krusial untuk mengendalikan situasi Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas). Personel secara bergiliran mengarahkan kendaraan agar tidak terjadi penumpukan yang dapat memicu kemacetan panjang di ruas jalan strategis tersebut.
Kapolres Pesawaran, melalui Kasat Lantas Iptu Olivia Jeniar C, S.Tr.K., M.H., menyampaikan apresiasi atas kinerja tim. Ia menegaskan bahwa tindakan ini merupakan wujud pelayanan prima dan komitmen Polri dalam menanggapi situasi darurat di jalan raya.
“Berkat sinergi yang solid antara Sat Lantas dan PAMAPTA POLRES Pesawaran, kendala teknis pada truk Fuso dapat ditangani dengan cepat. Upaya ini berhasil meminimalisir potensi kecelakaan dan menjaga kelancaran arus lalu lintas,” jelas Iptu Olivia.
Hingga proses penanganan dinyatakan selesai, situasi di lokasi dilaporkan kembali lancar dan kondusif. Tidak ada korban jiwa maupun kecelakaan susulan dalam insiden ini.
Melalui kejadian ini, pihak kepolisian kembali mengimbau seluruh pengendara, khususnya pengemudi kendaraan berat, untuk selalu melakukan pengecekan kelaikan kendaraan secara rutin sebelum berkendara. “Pemeriksaan rem, tekanan ban, dan kondisi mesin wajib dilakukan demi keselamatan bersama di jalan raya,” pungkas Kasat Lantas.(Red) *












