Presiden Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Pangdam Lampung Targetkan 700 Unit Juli 2026

Bandar Lampung, Orasipubliknews.co.id – Pemerintah kembali mencatatkan sejarah baru dalam penguatan ekonomi kerakyatan. Presiden Prabowo Subianto meresmikan secara serentak operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia, Sabtu (16/5/2026). Peresmian yang dilakukan dari Nganjuk, Jawa Timur, ini dihadiri langsung para menteri Kabinet Merah Putih dan Forkopimda setempat.

Di Provinsi Lampung, kegiatan berlangsung khidmat di Komplek PKOR Wayhalim, dipimpin langsung oleh Pangdam XXI/Raden Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi. Turut hadir Sekda Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, unsur Forkopimda, serta Kepala RRI Lampung.

Dalam sambutannya yang disiarkan melalui video konferensi, Presiden Prabowo menyebut hari ini sebagai tonggak sejarah penting. Ia mengungkapkan bahwa pembangunan Koperasi Merah Putih dimulai dari konsep hingga realisasi operasional dalam waktu kurang dari satu tahun. Pembangunan fisik yang dimulai November 2025 kini telah berhasil mengoperasionalkan 1.061 unit, sementara 9.000 unit lainnya secara fisik telah siap.

“Kita harus hilangkan sikap mental bangsa yang lemah. Kita kuat, kita bangkit, kita menang,” tegas Presiden.

Kepala Negara juga memaparkan bahwa koperasi ini akan menjadi saluran utama kredit rakyat dengan bunga rendah hanya 8 persen. Bahkan, gerai lembaga keuangan akan tersedia langsung di setiap koperasi. Target pemerintah, pada Agustus 2026 mendatang, akan kembali diresmikan 30.000 unit Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia.

Pangdam: 562 Unit Telah Dibangun, Terganjal Lahan

Sementara itu, Pangdam XXI/Raden Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, melaporkan bahwa di wilayah kodamnya yang meliputi Lampung dan Bengkulu, pembangunan koperasi ini bergerak cepat. Hingga saat ini, telah dibangun 562 unit Koperasi Merah Putih, dengan rincian 345 unit di Provinsi Lampung dan 217 unit di Provinsi Bengkulu.

Harapannya pada awal Juni 2026 sudah selesai 600 unit, dan target kami pada Juli 2026 tercapai 700 unit,” ujar Pangdam usai acara peresmian.

Khusus di Kota Bandar Lampung, terdapat 10 titik lokasi pembangunan. Saat ini baru lima titik yang selesai. Pangdam menargetkan pada awal Juni mendatang, delapan titik sudah rampung. Kendala utama yang dihadapi di lapangan, menurut Pangdam, adalah ketersediaan lahan.

Kami sampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung yang telah menyediakan lahan untuk mendukung program strategis ini,” pungkasnya.

Sebelum acara dimulai, Pangdam sempat mengecek langsung kondisi bangunan Koperasi Merah Putih. Di akhir kegiatan, ia juga memberikan tali asih berupa sembako kepada warga sekitar dan para driver ojek online sebagai bentuk kepedulian sosial TNI.

Program unggulan pemerintah ini dirancang untuk menggerakkan ekonomi desa/kelurahan. Setiap koperasi dilengkapi gedung, gudang, sistem, barang, petugas, hingga kendaraan pikap roda tiga untuk menunjang logistik.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *